Kunci Karakteristik Wirausahawan yang Harus Dibangun

memahami-sikap-dan-perilaku-wirausahawan

Untuk menjadi seorang 'entrepreneur', tentu saja dibutuhkan karakteristik wirausahawan tertentu untuk bisa bertahan dalam perjalanan dinamika usahanya. Tentu saja karakter tertentu ini tidak serta merta datang begitu saja, dan tentunnya tidak datang secara bawaan lahir. Saya tidak percaya bakat, apabila saya mempercayainya maka otomatis saya membatasi diri saya.

Yang saya percayai adalah minat, dan dalih tertentu dibalik suatu minat. Bila minat sudah timbul maka timbul rasa suka yang hmmm... saya gambarkan rasa suka tersebut bisa menggetarkan dada, yang bila memikirkannya akan timbul hasrat yang sangat luar biasa, Nah, dari situlah timbul Bakat.

Pengertian Dari Wirausahawan Menurut Penulis :

Seorang wirausahawan adalah : Dia yang berani mengambil tindakan serta sikap dalam berkarir secara mandiri serta membangun pekerjaannya dia sendiri. 
Dibawah ini uraian point dari karakteristik wirausahawan : 
  • Bisa mengendalikan emosi dan selalu profesional
  • Selalu jujur
  • Komitmen yang tinggi
  • Memiliki kepercayaan pribadi
  • Bersikap berani dalam mengambil resiko
  • Pantang menyerah & optimis
  • Realistis mandiri 
  • Kedisiplinan tinggi
  • Kreatif serta inovatif

Manfaat Bagi diri sendiri dari wirausaha ialah : 

  • Mencapai keuntungan & mempunyai peluang dari hasil setiap kerja keras
  • Mendapatkan peluang untuk mendapatkan keuntungan "unlimitied" yang berarti tanpa batas
  • Selalu dapat mengembangkan diri sendiri 
  • membantu peran pemerintah yaitu menciptakan lapangan kerja
  • mampu menunjukan diri pribadi bahawa mempunyai sifat memimpin perusahaan yang telah dibangun

Pembahasan Karakteristik Wirausahawan

Seorang pengusaha tentu punya segudang pegangan dibalik pikirannya sendiri, yang membuatnya berjuang mati-matian mempertahankan bisnis usahanya serta terus berusaha mengembangkannya. 

Sudah mengerti arah pembicaraan saya?? Ya... Karakteristik wirausahawan bisa muncul dan terus menguat karena dalih yang berada dibalik pikirannya.

Yang saya maksud adalah, bila anda ingin dikatakan berbakat dalam dunia 'entrepreneurship' atau 'kewirausahaan', maka anda harus membangun kecerdasan dipikiran anda. 

sikap-dan-perilaku-wirausahawan

Mengapa anda harus menjadi seorang  entrpreneur atau wirausahawan yang sukses, Sehingga anda akan menjadi seseorang yang tangguh dan cakap dalam bidang tersebut. Alasan yang saya maksud disini bukan alasan ringan atau 'tipis' yang bersifat sementara jangka pendek saja. 

Contoh alasan ringan yang tipis seperti ini : 
"saya berwirausaha karena dikejar hutang" atau "saya berwirausaha karena mengisi kesibukan" juga "saya berwirausaha karena butuh uangnya".
Lalu, Jika sudah tidak punya hutang, sudah punya kesibukan lain, udah punya uang buat mencukupi biaya bulanan, apakah masih mau berwirausaha? Mungkin masih mau, Tapi Apakah sudah bisa bertahan bila dibanting dengan krisis? Belum tentu juga kan.

Belajar dari Tokoh Wirausahawan Sukses

Alasan - alasan yang dimiliki untuk menjadi seorang wirausahawan yang tangguh haruslah bersifat emosional dan mendalam. Robert Kiyosaki memilih jalur wirausaha, salah satu alasannya adalah karena ayah aslinya yang berpendidikan dan berjabatan tinggi tetap susah hidupnya sampai tua dan ia tidak ingin seperti itu.

Salah satu alasan Bapak Tung Desem Waringin memilih untuk keluar kerja sebagai pimpinan cabang sebuah bank (salah satu bank terbesar pada saat itu) adalah ia tidak mampu membiayai ayahnya lagi,
ketika ayahnya jatuh sakit dan harus dirawat di rumah sakit singapore dengan biaya mahal, 

Dia tidak ingin itu terjadi pada ibunya dan keluarganya.Tentu saja hal diatas hanyalah salah satu alasan dibalik pikiran kedua tokoh tersebut, saya yakin masih banyak alasan lainnya.

Contoh lain lagi dari alasan yang kuat adalah: seseorang ingin menjadi wirausahawan karena ia merasa hidupnya lebih mulia di mata Tuhan bila ia yang menciptakan lapangan pekerjaan, bukan pencari kerja.

Inilah salah satu alasan mengapa banyak orang bergabung dalam komunitas TDA (Tangan Di Atas). Karena ia ingin menjadi seseorang yang bisa memberi bukan diberi.

Kesimpulan

Semua alasan mendalam inilah yang bila dipupuk, dipertahankan, dan dibangun terus menerus, maka akan menjadi sebuah karakter dan bakat. Bila boleh saya runtutkan pertama dari Pikiran lalu menjadi Kata - Kata. lalu menjadi Perbuatan lalu menjadi Kebiasaan atau Pola lalu yang terakhir menjadi Karakter. 

Urutan-urutan inilah kunci ajaibnya. Pikiran harus diisi dengan alasan-alasan mendalam sehingga membuat kita sering mengucapkannya dengan kata-kata. lalu kata tersebut diikuti menjadi sebuah tindakan atau perbuatan. Hal ini yang jika diulang-ulang menjadikannya pola atau kebiasaan, dan kebiasaan ini akan tertanam menjadi sebuah karakter. 

You may like these posts

  1. To insert a code use <i rel="pre">code_here</i>
  2. To insert a quote use <b rel="quote">your_qoute</b>
  3. To insert a picture use <i rel="image">url_image_here</i>