7 Hal Bisnis Properti - Ketahui Kuncinya yang Harus Diperhatikan

bisnis-property
Dibidang bisnis property tentunya sangat menguntungkan bagi kita yang mengetahui kunci-kunci usaha di bidang property. Mungkin bagi kita pendatang baru di sektor usaha ini, sektor ini sebagai bidang usaha yang susah karena banyaknya faktor yang harus dikuasai.

Namun setidaknya menurut bukunya Robert G Allen, kita bisa mengetahui ciri - ciri bagaimana properti atau rumah tersebut akan dijual dengan murah. Robert G Allen merumuskan dengan DONT WANTER CONDITIONS

Penjabaran dari DONT WANTER CONDITIONS 

Bagaimana Properti ataupun Rumah Tersebut Akan Dijual : 

  • Divorce = Rumah tersebut siap akan dijual murah dengan harga miring karena pemiliknya telah atau akan bercerai.
  • Obsolescence Of Poverty = Jatuh dalam kemiskinan. Pemilik rumah siap menjual untuk mencukupi berbagai kebutuhan keluarga akibat kemiskinan..
  • Negative cash flow = Bisnis atau usaha dari pemilik rumah tersebut merugi terus. jadi untuk mendukung bisnisnya orang tersebut siap menjual rumahnya dgn harga murah.
  • T = Transfer,
  • W = Wrong Management, salah mengelola rumah atau property sehingga rumah atau property tersebut menjadi tidak terurus..
  • A = Arrear in payment,  pemilik rumah suka menunggak angsuran atau cicilan, sehingga menjadi penyebab rumahnya akan dijual.
  • N = Negative location, berada di lingkungan yang buruk secara sosial atau secara fengshui.
  • T = Tax, punya masalah dengan perpajakan.
  • E = Estate situation, karena masalah tertentu yang ada di keluarga misalnya kematian  sehingga property itu akan diwariskan.
  • R = Retirement, pemilik rumah telah pensiun memilih tinggal di tempat lain.
  • C = Competition with neighbour, diakibatkan oleh lingkungan atau tetangga yang kompetitif.
  • O = Out of ares owner, lokasi property atau rumah jauh dari tempat tinggal pemiliknya.
  • N = Neorotic fears, justru pemilik rumah memiliki rasa takut sendiri dengan  rumah tersebut disebabkan alasan - alasan tertentu.
  • D = Debt, pemilik rumah atau property mempunyai masalah hutang yang akan jatuh tempo.
  • I = Ignorance Of Investment principles, ketika membeli rumah atau property tersebut, ia tidak memahami kondisi pasar dan prinsip investasi sehingga pemilik rumah tersebut merugi.
  • T = Time constraint,pemilik rumah tersebut dikejar waktu karena suatu hal.
  • I = Investment capital,membutuhkan dana cepat untuk investasi atau membuka bisnis lain.
  • O = Ornery partners, pisah rumah karena sudah tidak cocok lagi dengan hidupnya.
  • N = Need for status symbol,pemilik membutuhkan status secara sosial.
  • S = Sickness,pemilik rumah membutuhkan uang untuk berobat. Dari kondisi - kondisi diatas, sebagian besar permasalahan justru datang dari pemilik rumah bukan kondisi rumah atau propertynya. Sedangkan dari segi rumahnya ada beberapa kunci pokok yang harus dihindari untuk menjaga profitabilitasnya di kemudian hari.

Hal - hal yang Harus Dihindari Bisnis Properti :

  1. Nomor rumahnya banyak dipercaya nomor sial seperti angka 13. Hal ini terdengar sepele namun jangan sampai hal yang sepele ini justru memuat rumah atau property itu susah dijual di kemudian hari.

  2. Rumah atau property yang mempunyai catatan sejarah yang buruk. Seperti pernah terjadi peristiwa berdarah atau bunuh diri.

  3. Rumah dengan posisi tusuk sate. rumah jenis ini gampang kotor karena berada di persimpangan jalan, mudah tersorot lampu kendaraan, dan resiko tertabrak kendaraan yang melaju dari arah depan. ada juga kepercayaan bahwa rumah dengan posisi seperti ini tidak membawa rejeki.

  4. Rumah yang mempunyai letak paling rendah di daerah tersebut. Hal ini karena air akan mengumpul di tempat terendah dan rumah akan mudah banjir bila hujan datang.

  5. Rumah yang posisinya lebih rendah dari jalan. Air mudah masuk rumah bila hujan.

  6. Rumah yang posisinya dibawah kabel listrik tegangan tinggi atau sutet. Dipercaya orang berdampak buruk bagi kesehatan dan tidak diminati pembeli.

  7. Rumah di atas tanah berada pada kontur tanah yang tidak stabil. Kondisi tanah yang tidak stabil mengakibatkan rumah mudah retak dan rawan erosi. Biasanya terjadi pada yang berpasir atau tanah yang berada di kawasan yang dahulunya rawa dan tanah liat.Lebih baik cari rumah dengan kondisi tanah yang subur.
Kebanyakan disaat ini bisnis yang dipilih oleh banyak pembisnis yaitu property Hotel, kenapa? karena bertahan cukup lama dan ini sudah terbukti, Selain itu pula, terutama dari segi property hotel, nilai jual propertinya lebih tinggi jika di bandingkan saat mulai membangun dengan modal yang telah dikeluarkan.

Bahkan, seandainya hotel yang telah anda bangun tersebut banyak sekali yang berkunjung dengan tamu-tamu serta kwalitas huni yang cukup berkwalitas, maka nilai dari property hotel akan berlipat ganda, inilah kunci yang menjadi alasan kenapa pengusaha biasanya jika udah memiliki satu hotel, didalam kurung waktu enggak begitu lama, mereka dipastikan segera memiliki hotel baru lagi, 

mungkin hal diatas sifatnya hanya tambahan buat anda, semoga tulisan ini menginspirasi buat anda yang ingin segera memulai dan menjalankan suatu ikhtiar yang wajib kita jalani sebagai manusia yang sifatnya berkewajiban mencari rezeky.  Selamat berburu rumah dan property....

You may like these posts

  1. To insert a code use <i rel="pre">code_here</i>
  2. To insert a quote use <b rel="quote">your_qoute</b>
  3. To insert a picture use <i rel="image">url_image_here</i>